Entertainz

Pencipta Kartun Spongebob Squarepants Yang Mewarnai Masa Kecil Kita

Bagi kita para Gen-Z dan millennial muda pasti tau dengan kartun Nickelodeon paling terkenal yaitu Spongebob Squarepants. Serial kartun ini emang paling bisa buat kita ketawa dengan tingkah, suara, alur cerita, dan tokoh-tokoh lucunya. Siapa menyangka spon kuning dan bintang laut bisa menjadi tokoh yang mendunia dan sangat digemari oleh anak kecil bahkan para dewasa karena humornya yang luar biasa dan memang menarik untuk dilihat. Lo juga pasti ketawa terbahak-bahak kan kalau menonton Spongebob kan, TeMintZ?

Tapi kali ini kita tidak mendapatkan tawa dan canda dari Spongebob, karena pencipta tokoh animasi Spongebob Squarepants, Stephen Hillenburg telah tutup usia di umurnya yang hanya baru mencapai 57 tahun. Dalam pernyataan resmi, Nickelodeon mengatakan bahwa Hillenburg telah didiagnosa penyakit mulai dari Maret 2017. Penyakit itu bernama Amyotropic Lateral Sclerosis (ACL) yang menyerang saraf-saraf dalam tubuh.

Pihak Nickelodeon mengheningkan cipta akan momen duka ini untuk menghormati hidup dan karyanya yang menghasilkan karya masterpiece di seluru dunia. "Karakter-karakter orisinalnya dan dunia Bikini Bottom akan menjadi pengingat nilai optimisme, persahabatan, dan kekuatan imajinasi tak terbatas” tegas Nickelodeon.

Serial animasi Spongebob Squarepants telah menjadi film keluarga mulai dari 1999 dan telah membawa banyak suka cita di dalamnya. Tidak heran serial ini telah dityangkan sebanyak lebih dari 200 episode, tampil di Broadway dengan musik orisinil dari David Bowie, John Legend, Cyndi Lauper, dan terakhir memenangi piala Tony Award.

Selain serial TV, kesuksesan Spongebob juga diangkat ke layar lebar dalam Spongebob Squarepants Movie yang resmi rilis di tahun 2004 dan disutradarai sendiri oleh sang maestro, Stephen Hillenburg.

Ucapan duka dan belasungkawa banyak diucapkan oleh para fans setia Spongebob melalui Twitter, Facebook, dan juga Instagram. Walaupun sudah tiada, karya Hillenburg akan selalu dikenang dan dinikmati oleh generasi-generasi yang akan datang. Rest in Peace, Stephen Hillenburg.